DENGAN WAJAH TERBUKA MENGHADAP TUHAN

Oleh: Dr. Djonny Pabisa, M.Pd., M.Th

Bacaan: 2 Korintus 3:12–18

Read More

Ayat Utama:

“Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung.”
(2 Korintus 3:18a)

Dalam perjanjian lama, Musa menutupi wajahnya dengan selubung karena kemuliaan Tuhan yang bersinar di wajahnya bersifat sementara. Tapi sekarang, kita hidup dalam perjanjian yang baru, di mana tidak ada lagi penghalang antara kita dan Allah. Kita datang kepada-Nya dengan wajah terbuka, bukan karena kita suci, tapi karena kasih karunia yang telah membenarkan kita.

Melalui Roh Kudus, kita dipulihkan untuk memandang Tuhan tanpa rasa takut, tanpa rasa bersalah, dan tanpa rasa malu. Dan semakin kita memandang Dia, semakin kita diubah, bukan dengan kekuatan diri, tapi oleh kuasa kasih karunia yang bekerja di dalam.

Aplikasi Praktis dalam Kehidupan Sehari-hari

Sering kali kita mendekati Tuhan dengan perasaan malu, seolah kita harus bersih dulu sebelum berani datang. Tapi kasih karunia membuka pintu bagi kita untuk datang apa adanya, bukan pura-pura sempurna.

Kamu tidak harus menunggu momen rohani yang besar untuk mendekat. Cukup buka hati, tenangkan jiwa, dan pandang Tuhan lewat Firman dan doa. Jangan hidup dengan wajah tertutup oleh rasa takut, kepalsuan, atau kebiasaan. Tuhan ingin kamu datang seperti anak kepada Bapa, dekat dan bebas.

Semakin kamu memandang Tuhan, semakin kamu diubah. Bukan melalui usaha keras, tapi melalui pergaulan yang terus-menerus dengan-Nya. Kamu tidak akan bisa melihat dirimu berubah dalam semalam, tapi kasih karunia bekerja dalam diam, dan hasilnya kekal.

“Semakin kamu memandang Tuhan, semakin kamu diubah menjadi seperti Dia.”

Pertanyaan Refleksi:

  • Apakah aku masih menyembunyikan wajahku karena rasa bersalah atau takut?
  • Dalam hal apa aku perlu membuka diriku lebih jujur di hadapan Tuhan?
  • Bagaimana aku bisa membangun keintiman yang nyata dengan Tuhan hari ini?

Tantangan Hari Ini:

Ambil 10 menit untuk berdiam di hadapan Tuhan. Tanpa agenda, tanpa skrip. Hanya hadir, terbuka, dan biarkan Dia menerangi hatimu.

Doa:

Tuhan Yesus Kristus, aku datang dengan wajah terbuka, bukan karena aku layak, tapi karena kasih karunia-Mu telah menerimaku. Ajar aku untuk memandang-Mu setiap hari, dan ubahlah aku seturut dengan gambaran-Mu. Amin.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *