DIKUATKAN DALAM KELEMAHAN

Oleh: Dr. Djonny Pabisa, M.Pd., M.Th

Bacaan: Roma 8:26–27
Ayat Utama:
“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa, tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.”
(Roma 8:26)

Read More

Paulus tidak berkata “jika” kita lemah, tapi “dalam kelemahan kita.” Artinya? Kelemahan adalah bagian dari hidup manusia. Tapi kita tidak sendirian. Saat kita tidak sanggup, tidak tahu harus berkata apa, tidak tahu harus berdoa apa, Roh Kudus tidak diam. Dia justru turun tangan langsung.
Roh Kudus menolong, menopang, dan mewakili kita di hadapan Bapa. Bahkan ketika kamu tidak bisa berdoa, Roh Allah berdoa untukmu. Dia tidak hanya memampukanmu hidup, tapi juga memperjuangkanmu dalam doa.

Aplikasi Praktis dalam Kehidupan Sehari-hari:
Kamu gak harus pura-pura kuat. Tuhan gak butuh topengmu. Dia justru bekerja ketika kamu jujur tentang kelemahanmu. Saat kamu tidak bisa lagi menyusun kata dalam doa, Roh Kudus menerjemahkan air matamu jadi penyembahan.
Jangan takut dengan kelemahan. Jangan anggap itu kekalahan. Di situlah kasih karunia bekerja paling kuat. Karena Roh tidak hanya memampukan kita dalam kekuatan, Dia hadir dalam ketidaksanggupan kita.
Dan jika kamu belum percaya kepada Kristus dan menerima Roh Kudus, hari ini adalah waktumu. Percayalah kepada Dia yang bukan hanya menyelamatkanmu, tapi juga menopangmu ketika kamu paling membutuhkan-Nya.

Alih-alih menutupi kelemahan, bawalah kelemahanmu kepada Tuhan hari ini, dan biarlah Roh Kudus menopang dan memperjuangkanmu.

“Ketika kamu tidak tahu lagi harus berdoa apa, Roh Kudus sedang berbicara kepada Bapa untukmu.”
Pertanyaan Refleksi:
• Apakah aku melihat kelemahanku sebagai penghalang, atau sebagai kesempatan mengalami kasih
karunia?
• Apakah aku memberi ruang bagi Roh Kudus untuk bekerja dalam keterbatasanku?
• Kapan terakhir aku benar-benar jujur tentang kelemahanku di hadapan Tuhan?

Doa:
Tuhan Yesus Kristus, aku tidak selalu kuat. Aku tidak selalu tahu harus berkata apa. Tapi aku bersyukur karena Roh-Mu tidak meninggalkanku. Dia menolong aku, berdoa untukku, dan menguatkanku. Hari ini aku menyerahkan seluruh kelemahanku kepada-Mu. Jadilah kekuatanku. Amin.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *