SALIB KRISTUS: KUASA ALLAH, BUKAN KELEMAHAN

Oleh: Dr. Djonny Pabisa, M.Pd., M.Th

Bacaan: 1 Korintus 1:26–31

Read More

Ayat Utama:

“Apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan yang kuat.”
(1 Korintus 1:27b)

Paulus mengingatkan jemaat Korintus: Tuhan tidak memilih mereka karena mereka hebat, bijak, atau terpandang. Bahkan sebaliknya, justru yang lemah, yang dianggap rendah, itulah yang dipilih. Mengapa? Supaya tidak ada manusia yang bisa memegahkan diri di hadapan Allah.

Salib tidak butuh pembelaan. Salib adalah bukti bahwa kasih karunia memilih mereka yang tidak layak, dan membenarkan mereka tanpa syarat. Inilah kekuatan sejati dari Injil Paulus: bukan siapa kamu, tapi siapa yang memilih dan menyelamatkanmu.

 

Aplikasi Praktis dalam Kehidupan Sehari-hari

Berhentilah merasa harus kuat untuk layak dipakai Tuhan. Tuhan senang memakai yang lemah, justru supaya kuasa-Nya nyata. Yang Tuhan cari bukan kemampuan, tapi ketundukan. Dia tidak menunggu kamu sempurna, Dia menunggu kamu berserah. Sebab dalam kelemahanmu, kuasa-Nya menemukan tempat untuk dinyatakan sepenuhnya.

Kalau kamu merasa tidak cukup pintar, tidak cukup rohani, atau tidak punya latar belakang “hebat”, kamu justru calon utama penerima kasih karunia. Datanglah kepada salib, dan biarkan kuasa-Nya bekerja di tengah kelemahanmu.

Kekuatan sejati bukan ditunjukkan dari seberapa besar kamu bisa menahan semuanya sendiri, tetapi dari seberapa berani kamu mengakui kebutuhanmu akan Tuhan. Ketika kamu mulai melayani, belajar, atau hidup sehari-hari dari posisi berserah, kamu akan menemukan bahwa anugerah Allah lebih dari cukup untuk menopang, menguatkan, dan memampukanmu.

 

Apakah kamu sedang menunggu jadi “layak” baru mau melayani atau taat? Percaya bahwa salib sudah cukup.

 

“Allah tidak mencari yang paling mampu—Dia menyatakan kuasa-Nya melalui yang paling berserah.”

 

Pertanyaan Refleksi:

  • Apakah aku merasa diriku terlalu lemah atau gagal untuk dipakai Tuhan?
  • Sudahkah aku berhenti mengandalkan kekuatanku sendiri?
  • Bagaimana salib mengubah cara aku melihat diriku hari ini?

 

Doa:

Tuhan Yesus Kristus, aku bersyukur karena Engkau memakai yang lemah untuk menyatakan kuasa-Mu. Aku datang bukan membawa kekuatanku, tapi menyerahkan kelemahanku kepada-Mu. Pakailah hidupku, dan biarlah yang dilihat orang adalah kasih karunia-Mu. Amin.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *